Mulai dari bitrate rekaman
Kapasitas penyimpanan dipengaruhi bitrate aktual, jumlah kamera, dan lama perekaman. Resolusi saja tidak cukup untuk menghitung kebutuhan disk. Pengaturan kompresi, frekuensi gambar, serta keramaian adegan dapat mengubah aliran data. Ukur profil rekaman yang benar-benar akan dipakai dan bedakan dari aliran ringan untuk tampilan jarak jauh.
Gunakan contoh perhitungan terbuka
Sebagai ilustrasi, delapan kamera yang masing-masing merekam terus-menerus pada rata-rata 4 Mbps menghasilkan total 32 Mbps. Dibagi delapan menjadi 4 MB per detik. Dalam satu hari, hasilnya sekitar 345,6 GB; selama 30 hari sekitar 10,37 TB dalam satuan desimal. Ini perhitungan video dasar dengan asumsi bitrate rata-rata tetap, bukan ukuran disk final.
Tambahkan kebutuhan di luar video dasar
Sediakan ruang untuk metadata, audio bila dipakai, perubahan bitrate, dan kebutuhan operasional sistem. Redundansi disk mengurangi kapasitas yang dapat digunakan, sehingga kapasitas terpasang berbeda dari kapasitas efektif. Minta vendor menyatakan keduanya secara terpisah. Jangan menganggap kapasitas pada label hard disk seluruhnya tersedia untuk arsip rekaman.
Verifikasi masa simpan sesungguhnya
Setelah sistem berjalan, periksa rekaman tertua yang masih dapat diputar. Uji ketika aktivitas tinggi dan pada malam hari untuk melihat perubahan konsumsi. Atur peringatan disk serta prosedur mengekspor rekaman penting sebelum tertimpa. Retensi merupakan hasil pengaturan dan kondisi nyata, sehingga perlu dipantau setelah serah terima.
Checklist penerapan
- Catat bitrate rata-rata tiap profil
- Pisahkan kapasitas mentah dan efektif
- Uji pemutaran rekaman tertua
Pertanyaan umum
Apakah 10,37 TB cukup untuk contoh tersebut?
Itu hanya perkiraan video dasar. Kapasitas akhir perlu memperhitungkan overhead, cadangan, pola bitrate, dan skema redundansi disk.



